Tebing Tinggi, INTARTA.com | Polres Tebing Tinggi menggelar acara buka puasa bersama di Aula Mapolres Tebing Tinggi, pada Rabu sore (19/3/2025). Acara ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, TNI, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan media.
Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang berasal dari sekitar Mapolres Tebing Tinggi. Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Drs. Simon Paulus Sinulingga, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

“Dalam acara buka puasa bersama ini, kami juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa sebagai wujud kasih sayang kepada mereka yang masih membutuhkan perhatian. Semoga kegiatan ini dapat menanamkan rasa empati dan saling menghormati di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan amal kebaikan.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat sinergi dalam membangun Kota Tebing Tinggi.
“Pemerintah Kota tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak. Mari kita bersama-sama membangun Tebing Tinggi yang lebih baik,” ungkap Wali Kota.


Di kesempatan yang sama, Kasat Sabhara Polres Tebing Tinggi, AKP Enda Iwan Iskandar Tarigan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga mengungkapkan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim akan dilakukan dalam dua tahap.
“Tahap pertama telah diberikan kepada 20 anak yatim, dan insyaallah tahap kedua akan diberikan kepada 40 anak yatim pada 29 Maret 2025 mendatang,” katanya.
Acara buka puasa bersama ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini akan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih. (ar)