Sergai, Intarta.com | Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Adlin Tambunan, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Kaderisasi Badan Otonom (BANOM) Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Pantai Wong Reme, Pantai Cermin, Selasa (16/1).
Kegiatan kaderisasi yang berlangsung hingga Minggu (19/1) ini diikuti oleh 177 peserta dari berbagai organisasi otonom NU, seperti GP Ansor, IPNU, IPPNU, dan Fatayat NU. Tujuannya adalah mencetak kader-kader unggul yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Kaderisasi ini adalah langkah strategis untuk memperbaiki, menyempurnakan, dan merevitalisasi organisasi agar semakin maju dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Adlin Tambunan saat membuka acara.
Adlin menekankan pentingnya peran kader BANOM NU sebagai pelopor kebaikan di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengajak para peserta untuk menjadi kader yang unggul, humanis, dan aktif dalam mencari solusi atas permasalahan yang ada.
“Jadilah kader yang unggul, humanis, dan aktif menjadi solusi atas permasalahan yang ada. Hindari penyalahgunaan narkoba, perilaku menyimpang, dan degradasi moral. Sebaliknya, jadikanlah organisasi ini sebagai kawah candradimuka yang menempa jiwa kepemimpinan,” tambahnya.
Ketua Panitia, Dr. Ficki Padli Pardede, MA, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mempererat silaturahmi sekaligus mencetak kader-kader yang siap memperjuangkan nilai-nilai Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.
“Kaderisasi ini merupakan gebrakan baru di Sumut. Kami berharap momentum ini dapat dimanfaatkan untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat ukhuwah,” ujar Ficki Pardede.
Senada dengan hal itu, Ketua PW Nahdlatul Ulama Sumut, H. Marahalim Harahap, M.Hum, menyambut baik kegiatan ini dan menyebutnya sebagai terobosan penting dalam pembinaan kader di wilayah Sumut.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bukti komitmen NU untuk terus mencetak kader-kader tangguh yang mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat.
“Kaderisasi seperti ini harus menjadi agenda rutin. Ini adalah langkah nyata untuk membangun generasi yang tidak hanya paham agama, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan dan kepekaan sosial yang tinggi,” ujarnya. [Ob;01]