Sopir Truk yang Kabur Setelah Tabrak Dua Pelajar Akhirnya Ditangkap Satlantas Polres Sergai

  • Bagikan
Sopir Truk yang Kabur Setelah Tabrak Dua Pelajar Akhirnya Ditangkap Satlantas Polres Sergai

Sergai, Intarta.com | Seorang sopir truk yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga merenggut nyawa dua pelajar berhasil ditangkap Polisi setelah seminggu buron. Pelaku, Wgn alias Alek (58), warga Kota Binjai, diamankan di rumahnya pada Sabtu (18/1/2025) dini hari.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (12/1/2025) sekitar pukul 14.40 WIB di Jalan lintas Sumatera KM 34-35, tepatnya di depan PKS Adolina – Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Provinsi Sumatera Utara.

Saat itu, truk bernopol BG 8825 UK
yang dikemudikan Alek bersenggolan dengan sepeda motor Honda Beat Nopol BK 4790 XAP yang ditumpangi dua pelajar, MHD (14) dan AM (14). Kedua korban warga, dusun rambe Desa Melati I kecamatan Perbaungan.

Akibat kecelakaan tersebut, MHD meninggal di tempat kejadian, sedangkan AM meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasat lantas Polres Sergai, AKP Fauzul Arrasyi dikonfirmasi, Minggu
(19/1) pagi membenarkan atas penangkapan supir truk inisial WGN alias Alek yang telah menyebabkan dua remaja meninggal dunia di Perbaungan.

Kasat lantas, melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sergai, Ipda Harry, menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku.

Sopir Truk yang Kabur Setelah Tabrak Dua Pelajar Akhirnya Ditangkap Satlantas Polres Sergai

Lebih lanjut, berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan rekan sesama sopir, polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan Alek.

“Setelah mendapatkan informasi yang akurat, kami langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di rumahnya. Tanpa perlawanan, Alek berhasil kami amankan,” ujar Ipda Harry.

Saat diinterogasi, Alek mengaku bahwa setelah kejadian kecelakaan, ia sempat panik dan melarikan diri.

Ia bersembunyi di rumah kerabatnya di Kota Binjai selama beberapa hari. Namun, karena merasa ketakutan dan tertekan, akhirnya ia memutuskan untuk menyerahkan diri.

“Saya menyesal atas perbuatan saya. Saya siap bertanggung jawab atas apa yang telah saya lakukan,” ujar Alek. [Ob:01]

  • Bagikan