INTARTA.com – Medan | Cabang olahraga taekwondo dalam Pekan Olahraga Kota Medan (Porkot) 2024 yang berlangsung di GOR PRSU pada 19-20 Juni 2024 berjalan sukses dan lancar. Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Medan, Hamdani Syahputra, membuka secara resmi kejuaraan ini, didampingi oleh pengurus KONI Medan.
Dalam pertandingan, Dojang Sibayak menurunkan empat atlet dan berhasil meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Feldisio dan Albert Kaban masing-masing menyumbangkan medali emas, sementara Nanda Gry Fransius Surbakti membawa pulang perak, dan Febri Romaito memperoleh perunggu.
Namun, keberhasilan ini disertai dengan kritik dari pelatih Dojang Sibayak, Sabeum Kamal, Elius, dan Ricci Napitupulu, yang menyayangkan kurangnya perhatian dari KONI kecamatan.
” Hal ini berbeda dengan kecamatan lain yang lebih aktif mendampingi dan memberikan dukungan kepada atletnya,” ujarnya, Kamis (20/6).
Dojang dan pelatih lainnya menyoroti kurangnya dukungan akomodasi dari KONI Kecamatan dan kebutuhan pertandingan bagi atlet mereka.
Dojang Sibayak yang mewakili Kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Johor, dan Kecamatan Medan Selayang, menyatakan konsisten dalam membantu perkembangan generasi muda dan pembinaan atlet.
“Dengan lebih dari 500 siswa yang berlatih, mayoritas berasal dari ketiga kecamatan tersebut kami tetap Konsisten mendukung generasi muda dalam olahraga khususnya Taekwondo,”‘ tegasnya.
Pelatih Dojang Sibayak mengungkapkan harapannya agar di masa mendatang KONI kecamatan dan pihak kecamatan lebih memperhatikan kebutuhan para atlet yang bertanding.
“Semangat kami adalah prestasi tanpa henti,” ujar pelatih Dojang Sibayak.
Kejuaraan ini menunjukkan potensi besar para atlet muda Medan dan pentingnya dukungan yang memadai untuk mendorong prestasi olahraga di kota ini. (**) Sumber LD.